Profil Lokasi KKL-DR 2020
Profil Lokasi KKL-DR 2020 : Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pertama-tama marilah kita ucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. yang telah memberikan kita nikmat kesehatan dan kesempatan agar dapat tetap beraktivitas seperti biasa bahkan, ditengah-tengah pandemik COVID-19 ini. Pada kesempatan kali ini, saya sedang melaksanakan mata kuliah wajib saya yaitu KKL-DR, yang juga merupakan perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Disini, saya akan menjelaskan tentang profil lokasi KKL-DR saya yaitu Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Sejarah Desa
Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya sering disebut dengan Desa Simatorkis Pondala. Kelurahan Lubuk Raya ini dahulu dibuka oleh seorang yang bernama Ompu Raja Sori Tua Harahap. Sedangkan nama Kelurahan Lubuk Raya diambil dari nama gunung yang memang berada di daerah tersebut yaitu Gunung Lubuk Raya. Desa Simatorkis Pondala, Kelurahan Lubuk Raya ini dulunya tergabung dalam daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Tahun 2005 terjadi pemekaran wilayah dimana Desa Simatorkis Pondala ini tergabung kedalam wilayah Kota Padangsidimpuan.
Lokasi Desa
Kelurahan Lubuk Raya terletak di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara dengan letak geografis 1,22 derajat LU s/d 99,14 BT dan berada pada 390 m diatas permukaan laut. Secara spesifik Kelurahan Lubuk Raya berada di kaki gunung Lubuk Raya.
Perangkat Desa
Saat ini Lingkungan III atau desa Simatorkis Pondala, Kelurahan Lubuk Raya dipimpin oleh kepala lingkungan yang bernama Bapak Edi Parlis Harahap dan juga banyak perangkat desa lainnya diantaranya Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Keagamaan, dll.
Kependudukan
Hasil rekapitulasi kependudukan Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Provinsi Sumatera Utara terdiri dari 85 kepala keluarga, berjumlah 329 jiwa diantaranya 168 laki-laki dan 161 perempuan. Mayoritas Mata Pencaharian masyarakat di daerah ini adalah petani dan buruh tani, disusul wirausahawan.
Menurut data dari kantor lurah Lubuk Raya dan dipertegas dengan penuturan Lubuk Raya pada tahun 2015 mayoritas penduduk daerah ini merupakan Suku Batang Angkola sebanyak 98% dan kemudian suku lainnya sebanyak 2%.
Adat Istiadat
Masyarakat Lubuk Raya ini masih kental dengan adat istiadat dan kearifan lokalnya, yang mana msayrakat di daerah ini masih memegang dan menggunnakan istilah-istilah tutur dalam kehidupan sehari-hari, menjunjung tinggi nilai norma adat dan agama.
Organisasi Masyarakat
Organisasi kemasyarakatan di daerah ini antara lain LPM, 2 Posyandu, PKK, Badan Keswadayaan Masyarakat, NNB, Pengajian, KWT, KLP, KP3A, Gapotan, dll.
Sumber Daya Alam
Sumber daya alam di daerah ini sangat kaya karena berada di kaki Gunung Lubuk Raya yang subur tananhnya, diantaranya beragam SDA hasil pertanian seperti : padi, sayur-sayuran, cabai, buah salak, jamur, dan rempah-rempah.
Selain itu masyarakat di daerah ini juga beternak sapi, ayam dan kambing dan juga mengolah hasil peternakan mereka seperti susu dan yoghurt.


Mantap, apa yang sudah dilakukan selama KKL untuk mengembangkan potensi desa?Dari cerita dan deskripsi desa banyak sekali yg bisa di kembangkan bernilai ekonomis. Coba fokus jadi desa wisata ramah lingkungan..Caranya ternak yg ada disekitar desa dijadikan alat untuk menghantarkan wisatawan keliling desa. Wisatawan diajak untuk mengetahui potensi desa..Diajak memetik sayuran dan lsng dibeli dilahan..Sembari haus bisa meminum kelapa muda..Boleh juga paket ditawarkan murah meriah..Itu harus dikelola oleh Karang Taruna dan pemuda desa..Ayoo semangat👍🏿👍🏿💪🏿💪🏿😊😊
BalasHapusTerima kasih atas supportnya kakak :) saran diterima. Jazakallahu khairan
Hapus