Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Bahan-Bahan Alami

Cara Membuat Hand Sanitizer Dari Bahan-Bahan Alami


Lihat postingan ini di Instagram

#kkldriainpadangsidimpuan2020 Kelompok 31

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sutan Koto (@flawlessutan) pada

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Apa kabar pembaca yang budiman? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan prima yah.

Kali ini penulis akan membahas cara membuat hand sanitizer dari bahan-bahan alami yang mudah didapat dan tentunya murah alias terjangkau. Karena menjaga kebersihan tangan sangat penting pada keadaan pandemik COVID-19 ini. Yuk disimak!

Pertama-tama siapkan alat dan bahan sebagai berikut : 

-15 buah jeruk nipis

-200 gram daun sirih

-Air bersih

-Kompor

-Panci

-Spatula masak/Sendok masak

-Saringan

-Baskom

-Botol kemasan beserta tutupnya (bisa dalam bentuk botol spray ataupun tetes)

-Corong kecil

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 

1. Cuci daun sirih sampai bersih dibawah air mengalir

2. Masukkan air kedalam panci

3. Nyalakan kompor, lalu rebus air di dalam panci

4. Setelah airnya panas, masukkan daun sirih yang telah dibersihkan 

5. Rebus daun sirih sampai sampai matang atau berubah warna sembari diaduk

6. Setelah air rebusan daun sirih telah jadi, matikan kompor

7. Angkat, buang atau pisahkan daun sisa-sisa rebusan daun sirih

8. Angkat panci dan diamkan rebusan daun sirih ditempat yang bersih dan sejuk

9. Setelah agak hangat atau suhunya turun, peras jeruk nipis dan masukkan air perasannya ke dalam panci rebusan daun sirih

10. Aduk sampai merata

11. Siapkan botol untuk packing

12. Masukkan air hand sanitizer (hasil rebusan daun sirih + perasan jeruk nipis) kedalam botol dengan corong agar tidak tumpah

13. Setelah botol terisi, tutup botol dengan rapat dan packing dengan rapi apabila ingin ditambahi logo atau label dan tanggal expired

14. Hand Sanitizer dari bahan-bahan alami siap digunakan dan dipasarkan

    Hand sanitizer ini dapat bertahan hingga 1 minggu jika disimpan di tempat yang bersih, sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Selamat Mencoba! dan Semoga bermanfaat. Mungkin cukup sekian hal yang dapat kita bahas kali ini, sampai jumpa di blog-blog selanjutnya. Terima kasih atas perhatian anda

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Cara Belajar yang Lebih Baik

Kegiatan Membagikan Masker Kain Kepada Anak-Anak

Apa Itu Virus Corona (COVID-19)?