Profil Lk. III Kelurahan Lubuk Raya Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru
Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh
Pertama-tama kami ucapkan puji dan syukur atas
kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan dan nikmat
kesempatan untuk dapat beraktivitas sebagaimana mestinya walapun dalam kadaan
Pandemi Covid-19. Alhamdulillah kita masih dapat melakukan KKL-DR 2020
Mahasiswa IAIN Padangsidimpuan Angkatan XLV.
Nah kali ini saya berkesempatan menjalankan mata
kuliah wajib saya dan juga bentuk implementasi tri darma perguruan tinggi.
Dimana kali ini bekerjasama dengan teman seperjuangan untuk meringankan Program
KKL ini, jadi saya akan memperkenalkan sedikit profil daerah dimana saya
melakukan KKL-DR 2020.
KKL-DR
2020 LINGKUNGAN III KELURAHAN LUBUK RAYA KECAMATAN PADANGSIDMPUAN HUTAIMBARU

Sejarah Desa
Kelurahan Lubuk Raya terletak di
Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera
Utara yaang sering disebut dengan Desa Simatorkis Pondala. Kelurahan Lubuk Raya ini dahulu dibuka oleh seorang
yang bernama Ompu Raja Soritua Harahap. Desa Simatorkis Pondala kelurahan Lubuk
Raya ini dulunya tergabung didalam daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada
tahun 2005 terjadi pemekaran wilayah dimana desa Simatorkis Pondala ini
tergabung ke dalam wilayah Kota Padangsidimpuan.
Kelurahan lubuk raya ini terrdiri dari tiga desa,
diantaranya; Desa Simatorkis Pondala, Simapil – Apil, Dan Huta Hoteng. Pada
kesempatan KKL-DR ini saya berfokus pada satu desa saja yaitu desa Simatorkis
Pondala dilingkungan III kelurahan Lubuk Raya Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Lokasi dan Batas Wilayah
Kelurahan Lubuk Raya terletak di Kecamatan
Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara dengan
letak geografis 1,22
LU s/d 99,14
BT dan berada pada 390m diatas permukaan laut.
Secara
fisik Kelurahan Lubuk raya berada di kaki gunung Lubuk raya.
Jarak antara kelurahan Lubuk
Raya dengan Pusat Pemerintahan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Berjarak 5
Km, jarak kelurahan Lubuk Raya dengan Pusat Pemewrintahan kota berjarak 9 Km
dan kelurahan Lubuk Raya dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara berjarak ± 520
Km.
Batas-batas kelurahan Lubuk Raya yaitu:
§ Sebelah
utara berbatasan dengan Kecamatan Marancar (Kab. Tapsel)
§ Sebelah
selatan berbatasan dengan Kelurahan Lembah Lubuk Manik
§ Sebelah
barat berbatasan dengan Desa Tinjoman
§ Sebelah timur berbatasan dengan Desa Huta Padaang
Luas wilayah kelurahan Lubuk Raya 356, 4 Ha, yang terdiri dari :
§
Lahan
sawah : 210 Ha
§
Ladang/tegalan : 27,40 Ha
§
Perkebunan
rakyat : 106, 542 Ha
§
Holtikultura : 9,458 Ha
§
Kolam : 1,5 Ha
§ Bangunan/halaman : 1, 5 Ha
Perangkat Desa
Saat ini desa lingkungan III Kelurahan Lubuk Raya di pimpin oleh kepala lingkungan yang bernama Bapak Edi Parlis Harahap. Dan juga banyak perangkat desan lainnya diantara Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Keagamaan,dll.
Kependudukan
Hasil rekapitulasi kependudukan
Lingkungan III Kelurahan Lubuk raya Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru,
Provinsi Sumatera Utara terdiri dari 85 Kepala Keluarga, berjumlah 329 jiwa
diantaranya 168 laki-laki dan 161 perempuan.
a.Perkerjaan
Masyarakat
Banyak
masyarakat Lk. III Kel. Lubuk Raya memiliki pekerjaan sebagai petani, buruh
tani, dan wirausaha. Hampir 99% masyarakat berbaur dengan alam, yaitu petani.
Keadaan ekonomi para penduduk ini terbagi menjadi dua lapisan, lapisan pertama
adalah lapisan ekonomi kelas atas yang ditempati oleh para petani dan lapisan
kedua adalah lapisan kebawah yang ditempati oleh para pedagang dan para
wirausahawan. Dari hasil wawancara
dengan Kepala Lingkungan III kelurahan Lubuk Raya sebagian besar penduduk kelurahan Lubuk Raya
bermata pencarian sebagai petani dikarenakan lokasi yang tepat dibawah kaki
gunung Lubuk Raya yang sangat menguntungkan bagi para warga yang memanfaatkan
keadaan alam ini untuk bercocok tanam karena kondisi tanah yang subur.
b. Suku
Penduduk
Menurut data dari kantor lurah Lubuk
Raya dan dipertegas dengan penuturan lurah lubuk raya pada tahun 2015 mayoritas
penduduk ini merupakan suku batak angkola yaitu sebesar 98% orang yang kemudian
2% lainnya adalah suku batak mandailing.
c, Adat
istiadat
Batak angkola adalah suatu daerah adat yang terdiri dari 4 daerah, yang meliputi kota padangsidimpuan, kabupaten tapanuli selatan, kabupaten padang lawas utara, dan kabupaten padang lawas. Masyarakat kelurahan lubuk raya cukup kental memegang dan menggunakan istilah- istilah tutur dalam kehidupan sehari-hari menjujung tinggi nilai norma adat batak angkola. Daerah ini sebagai pusat peradatan dari kota padangsidimpuan.
Organisai
Bnyak diantaranya organisasi di kelurahan Lubuk Raya yang dapat memperkuat silaturahmi dan ikatan sesama penduduk, diantaranya ada LPM, 2 Pos Yandu, PKK, Badan Keswadayaan Masyrakat, NNB, Pengajian, KWT, KLP, KP3A, Gapotan,dll.
Sumber Daya Alam
Secara fisik Kelurahan Lubuk raya berada di kaki
gunung Lubuk raya, keadaan ini sangat menguntungkan bagi warga karena kondisi
tanah yang sangat baik untuk bercocok tanam. Desa ini terkenal atau sering dijuliki dengan desa
Adat dan Wisata Pertanian susuai dengan Visi Misinya yang menjadikan desa
sebagai salah satu desa yang menjungjung tinggi adat istiadat dan juga memiliki
keaneragaman.
Pertanian yang
menjadi salah satu Icon desa dan juga merupakan cerminan mayoritas dari
pekerjaan masyarakat setempat yang merupakan petani. Beragam potensi pertanian
yang dihasilkan di desa ini, seperti padi, buah salak yang merupakan salah satu
khas kota Padangsidimpuan yang sering dijuluki kota Salak, sayur sayuran; jamur
tiram, cabe, dan rempah rempah.
Selain pertanian
yang memang menjadi pokok utama didesa ini ada juga masyarakat yang beternak
sapi. Dari keberagaman ini masyarakat setempat masih terfokus hanya pada kegiatan
bertani dan beternak.
https://www.blogger.com/u/1/blog/posts/7909123803939268457
Krenn
BalasHapusKeren saudaraku
BalasHapusSemangat dan semoga sukses untuk kedepannya
BalasHapusAamiin ๐
Emejing
BalasHapusNantaf
BalasHapusMantap dan keren๐๐
BalasHapusSemangat teman
BalasHapusSemangat yaaa
BalasHapusGood luck....
BalasHapus